Monday, October 04, 2004

Spreading The BaM! Virus

As a part of Spreading the BaM! Virus Campaign, I rewrote a certain part of the book to fit into a short mail. So people could just forward it to their friends. The original intention being people will see the credits toward BaM! and the link to this blog. This, theoretically, should spark readers' interests in clicking.

----begin forwardable message----

Untuk rekan-rekan yang perlu kepastian kapan kira-kira seharusnya kita mulai mengatur berat badan. Di bawah ini ada dua macam rambu yang bisa kita perhatikan: Kuning (Hati-hati) dan Merah (Uh oh!).



SEBELAS RAMBU KUNING BERAT BADAN


  1. Jika Anda sudah menikah dan cincin pernikahan mulai sulit dilepaskan dari jari manis Anda.
  2. Saat tujuhbelas Agustusan, Anda menjadi peserta yang dicari-cari untuk bagian paling belakang di perlombaan tarik tambang antar RT.
  3. Teman kerja Anda mulai menyarankan agar Anda menggunakan tangga, dan bukan lift.
  4. Sepatu Anda kekecilan semua dan Nike Air Anda kempes.
  5. Setiap Anda naik angkutan umum, kenek meminta ongkos untuk dua orang.
  6. Anda harus jongkok dan mengambil ancang-ancang dulu sebelum melompat.
  7. Saat Anda mencoba timbangan koin elektronis, ia berkata agar naik ke timbangannya satu-satu, jangan duaan atau lebih.
  8. Setiap Anda melompat masuk kolam renang, terjadi ombak lokal yang cukup dahsyat.
  9. Anda terpaksa beli ikat pinggang baru karena kehabisan tempat untuk bikin lubang lagi.
  10. Satu-satunya cara agar Anda bisa menghemat biaya makan di luar adalah dengan mendatangi restoran all-you-can-eat.
  11. Dokter internis Anda menyarankan untuk menurunkan berat badan, demi kesehatan Anda.



SEBELAS RAMBU MERAH BERAT BADAN


  1. Cincin pernikahan sudah tak bisa dilepaskan dari jari kelingking Anda, kecuali dengan las atau amputasi.
  2. Begitu mengetahui Anda juga mengikuti lomba makan kerupuk, semua peserta lain mengundurkan diri.
  3. Alarm lift yang Anda naiki protes keberatan, padahal Anda sendirian.
  4. Anda lupa nomor sepatu Anda karena sudah lebih dari setahun tidak bisa melihat kaki sendiri. Anda bahkan tidak yakin sudah mengenakan sepatu atau belum.
  5. Saat Anda bergerak menuju angkutan umum kosong yang sedang ngetem, mobilnya malah kabur.
  6. Setiap Anda mengambil ancang-ancang mau melompat, semua orang di sekitar langsung tiarap.
  7. Saat Anda mencoba timbangan koin elektronis, uang Anda dimuntahkan.
  8. Pengurus kolam renang langganan Anda menyesuaikan jadwal menguras kolam dengan kedatangan Anda.
  9. Penjual ikat pinggang mulai menawarkan tali tambang.
  10. Anda mau memasuki restoran all-you-can-eat dan tempatnya langsung tutup.
  11. Bahkan dokter mata Anda pun menyarankan untuk menurunkan berat badan, demi keselamatan dunia.

Dikutip dari buku humor "Bertanya atau Mati! (BaM!)" terbitan Gramedia Pustaka Utama.
http://the-fool-found-a.blogspot.com
----end forwardable message----

However, I underestimated the power-hunger of Indonesian mail-forwarders. I sent the original mail to a particular mailing list on September 27th. And two days after that, somebody had already sent it to another mailing list... with every credits and trace to this blog or BaM! deleted.

Nice.

1 comment:

Yusuf Alam Romadhon said...

ciri kalo berat badan udah nambah banget... posisi berdiri tegak.. melirik ke bawah.. kalo ujung jari kaki masih terlihat.. berarti masih belum nambah banget... tetapi kalo udah tidak terlihat... berarti sudah endut... ketutup perut yang membuncit